Halte TransJakarta BNN: Penutupan Permanen Maret 2025?

Halte TransJakarta BNN: Penutupan Permanen Maret 2025?
Sumber: Liputan6.com

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) akan membongkar Halte BNN Temporer di Jakarta Timur. Halte sementara ini dibangun untuk mengakomodasi penumpang LRT Jabodebek selama masa pembangunan. Pembongkaran dilakukan secara bertahap mulai Mei 2025 untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk pencurian yang telah terjadi di halte tersebut.

Selain pembongkaran Halte BNN Temporer, TransJakarta juga melakukan pengalihan sementara Halte Utan Kayu karena pembangunan proyek LRT Jakarta. Pengalihan ini berlangsung dari 27 Juni hingga 27 Juli 2025.

Halte BNN Temporer: Akhir Masa Bertugas dan Pembongkaran

Halte BNN Temporer, yang juga dikenal sebagai Halte Cawang Temporer, resmi tidak lagi melayani penumpang sejak 1 Maret 2025. Penumpang TransJakarta kini dapat menggunakan Halte Cawang yang terintegrasi dengan Stasiun LRT Jabodebek Cawang.

TransJakarta telah berkoordinasi dengan pihak terkait sejak April 2024 untuk pengembalian halte tersebut. Halte telah tidak lagi dibutuhkan karena tersedianya halte yang lebih terintegrasi.

Proses pembongkaran direncanakan dimulai Mei 2025. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan proses pembongkaran berjalan lancar dan aman.

Kehilangan sejumlah pelat besi di halte tersebut menjadi salah satu faktor yang mempercepat keputusan pembongkaran. Keamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama TransJakarta.

Pengalihan Halte Utan Kayu Akibat Pembangunan LRT

Sebagai dampak pembangunan LRT Jakarta, Halte Utan Kayu dialihkan sementara ke halte non-BRT. Pengalihan ini bertujuan untuk kenyamanan dan keamanan penumpang selama proyek berlangsung.

Pengalihan sementara Halte Utan Kayu berlangsung mulai 27 Juni hingga 27 Juli 2025. Penumpang koridor 4 dan 4D masih dapat menggunakan halte non-BRT di sisi kiri dan kanan jalan.

Modifikasi Rute TransJakarta karena Pembangunan LRT Fase 1B

Proyek pembangunan LRT Jakarta Fase 1B (Velodrome-Manggarai) berdampak pada jalur TransJakarta di wilayah Manggarai dan sekitarnya. Beberapa jalur TransJakarta mengalami modifikasi rute.

Empat koridor TransJakarta yang terdampak adalah Pulogadung-Galunggung (Koridor 4), Pulogadung-Kuningan (4D), Stasiun Manggarai-Blok M (6M), dan Stasiun Manggarai-Universitas Indonesia (4B).

Modifikasi rute ini berlangsung sejak 27 Januari 2025 hingga 31 Agustus 2026. Penyesuaian dilakukan untuk mendukung kelancaran proyek pembangunan LRT.

Sebagai contoh, Koridor 4 (Pulogadung-Galunggung) kini memiliki rute yang berputar balik di beberapa titik. Hal ini dilakukan untuk menghindari area konstruksi LRT.

  • Koridor 4 (Pulogadung-Galunggung): Rute berubah menjadi berputar balik di Halte Terminal Manggarai, kemudian melalui Jalan Dr. Saharjo, berputar balik di Toba Dream, menuju Jalan Minangkabau Barat, Jalan Sultan Agung, dan akhirnya Galunggung.
  • Koridor 4D (Pulogadung-Kuningan): Setelah Halte Manggarai (arah Galunggung), berputar balik di depan Toba Dream, menuju Jalan Minangkabau Barat, Jalan Sultan Agung, dan seterusnya.
  • Koridor 6M (Stasiun Manggarai-Blok M): Mirip dengan Koridor 4D, berputar balik di depan Toba Dream, menuju Jalan Minangkabau Barat, Jalan Sultan Agung, dan seterusnya.
  • Koridor 4B (Stasiun Manggarai-Universitas Indonesia): Untuk menuju Stasiun Manggarai dari arah UI, melewati Jalan Minangkabau Barat, belok kiri di Jalan Sultan Agung, lalu putar balik menuju Halte Pasar Rumput dan Stasiun Manggarai.

Progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B telah mencapai 55,80 persen pada pertengahan Juni 2025. Penyelesaian proyek ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas transportasi di Jakarta.

Secara keseluruhan, langkah-langkah yang diambil TransJakarta menunjukkan komitmen mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang meskipun menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur. Koordinasi yang baik dengan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan adaptasi ini. Ke depan, integrasi yang lebih baik antara TransJakarta dan LRT Jabodebek akan semakin memudahkan mobilitas warga Jakarta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *