BTN Jakarta International Marathon (BTN JAKIM) 2025 sukses digelar dan memecahkan rekor baru dengan jumlah peserta mencapai 31.000 orang. Ajang lari berskala internasional ini berlangsung meriah, menunjukkan potensi Jakarta sebagai destinasi wisata olahraga kelas dunia.
Keberhasilan BTN JAKIM 2025 merupakan hasil kolaborasi kuat antara berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan tentunya antusiasme masyarakat. Konsep 4S (Sterile, Secure, Safety, dan Smooth) yang diterapkan pun berjalan dengan baik.
BTN JAKIM 2025: Rekor Baru dan Apresiasi Peserta
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian luar biasa ini. Jumlah peserta yang mencapai 31.000 orang merupakan rekor baru untuk ajang lari di Jakarta.
Nixon juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, baik dari dalam maupun luar negeri, yang telah menunjukkan semangat tinggi. Kehadiran *cheering guide* sepanjang lintasan juga turut menciptakan suasana penuh energi dan memotivasi para pelari.
Kategori lomba terdiri dari Marathon (42,19 km) dengan 4.000 peserta, Half Marathon (21 km) dengan 13.000 peserta, dan 10K dengan 14.000 peserta. Jumlah ini menunjukan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Potensi Jakarta sebagai Destinasi Sport Tourism
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menekankan komitmen Pemprov DKI dalam mendukung BTN JAKIM. Ia melihat potensi besar Jakarta untuk berkembang sebagai pusat *sport tourism*.
Menurut Gubernur, acara ini tidak hanya menarik minat pelari, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian Jakarta, terutama bagi UMKM. Tingkat hunian hotel di sekitar rute lomba pun meningkat signifikan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menambahkan target peningkatan jumlah peserta menjadi 40.000 pada tahun 2026 dan 50.000 pada tahun 2027. Hal ini menunjukkan geliat olahraga yang semakin semarak di Jakarta.
Rangkaian Acara dan Target Ke Depan
BTN JAKIM 2025 dimulai pukul 04.00 WIB dari Silang Barat Monas dan berakhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). GBK sebagai garis finis menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelari.
Ajang ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk pejabat pemerintah dan selebriti. Hal ini menjadikan BTN JAKIM 2025 bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga peristiwa sosial yang menarik perhatian publik.
Sebagai bagian dari perayaan HUT ke-498 Kota Jakarta, BTN JAKIM 2025 telah mendapatkan pengakuan resmi dari World Athletics dengan predikat World Athletics Label Road Races.
Ke depannya, BTN JAKIM menargetkan peningkatan status menjadi Platinum Label dari World Athletics. Hal ini menuntut peningkatan kualitas penyelenggaraan, termasuk hadiah dan pengaturan di garis start.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp3 miliar, termasuk grand prize berupa rumah bagi warga negara Indonesia yang memecahkan rekor marathon. Hal ini diharapkan dapat memacu semangat para pelari dan meningkatkan standar kompetisi lari nasional.
BTN JAKIM 2025 juga sukses dalam mempromosikan Jakarta sebagai destinasi *sport tourism*. Tingginya jumlah peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara berdampak positif pada perekonomian lokal, terutama UMKM.
Secara keseluruhan, BTN JAKIM 2025 bukan hanya sekadar ajang lari, tetapi juga bukti nyata potensi Jakarta dalam mengembangkan sektor *sport tourism* dan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat. Keberhasilan ini diharapkan dapat terus ditingkatkan di tahun-tahun mendatang.





