Banjir kembali melanda sejumlah permukiman di Ciledug, Kota Tangerang pada Selasa, 8 Juli 2025. Tinggi genangan air mencapai 1 hingga 1,5 meter, memaksa warga di beberapa lokasi untuk dievakuasi menggunakan perahu.
Bencana alam ini menimbulkan keprihatinan dan membutuhkan respon cepat dari pihak berwenang untuk membantu warga yang terdampak.
Perumahan Duren Villa Terendam Paling Parah
Perumahan Duren Villa menjadi kawasan yang paling parah terdampak banjir. Ketinggian air di titik terdalam mencapai 150 cm.
Evakuasi warga di perumahan ini dilakukan menggunakan perahu bermotor karena ketinggian air yang signifikan. Kondisi ini menyulitkan akses darat menuju lokasi terdampak.
Ciledug Indah dan Kawasan Sekitarnya Juga Tergenang
Banjir juga merendam kawasan Ciledug Indah dengan ketinggian air bervariasi. Titik terdalam mencapai 1 meter.
Proses evakuasi di Ciledug Indah juga menggunakan perahu bermotor, menunjukkan betapa sulitnya akses menuju rumah-rumah warga yang terendam.
Griya Kencana dan Puri Kartika Juga Terdampak
Perumahan Griya Kencana dan Puri Kartika juga tak luput dari genangan banjir. Di Griya Kencana, evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet.
Ketinggian air di kedua perumahan ini bervariasi, dengan titik terdalam di Puri Kartika mencapai 1 meter. Kondisi ini membutuhkan penanganan cepat agar warga dapat diselamatkan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, telah mengkonfirmasi kejadian ini dan menjelaskan upaya evakuasi yang dilakukan. Pihak BPBD terus memantau situasi dan memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir.
Tim penyelamat bekerja keras untuk memastikan keselamatan warga yang terjebak banjir. Semoga bantuan dan evakuasi dapat segera meringankan beban warga yang terkena musibah ini.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, khususnya di daerah rawan banjir. Pencegahan dan mitigasi bencana sangat krusial untuk mengurangi dampak kerugian yang ditimbulkan.
Semoga kondisi di Ciledug segera pulih dan warga dapat kembali beraktivitas normal setelah banjir surut. Solidaritas dan bantuan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu proses pemulihan pascabanjir.
Peristiwa banjir di Ciledug ini diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, agar dapat lebih waspada dan siap menghadapi bencana serupa di masa mendatang. Kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait sangat penting dalam upaya mengurangi risiko bencana.





