Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, telah mengumumkan 32 pemain yang akan berjuang di dua laga pamungkas Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan krusial ini akan digelar pada awal Juni 2025, melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Jepang di kandang lawan. Komposisi pemain yang dipilih Kluivert cukup menarik, khususnya di sektor sayap kiri.
Skuat Garuda kali ini diperkuat lima kiper, lima bek tengah, enam gelandang, lima sayap kanan, lima sayap kiri, dan enam penyerang. Artikel ini akan membahas secara mendalam lima pemain yang akan mengisi posisi sayap kiri Timnas Indonesia, menganalisis kualitas dan kontribusi mereka.
Calvin Verdonk: Andalan di Sayap Kiri
Calvin Verdonk, pemain kelahiran Dordrecht, Belanda, menjadi salah satu andalan di sisi kiri pertahanan Timnas Indonesia.
Dari sembilan penampilannya bersama Tim Garuda, delapan di antaranya ia bermain penuh selama 90 menit.
Debutnya bersama Timnas terjadi di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Konsistensi performanya membuatnya menjadi pilihan utama di putaran ketiga.
Keberhasilannya menjadi starter di 31 dari 33 laga Eredivisie bersama NEC Nijmegen musim ini juga menjadi bukti kualitasnya.
Shayne Pattynama: Pengalaman di Kancah Internasional
Sebelum Verdonk, Shayne Pattynama menjadi andalan di posisi yang sama.
Dari 11 penampilannya, hanya satu kali bermain penuh selama 90 menit.
Debutnya bersama Timnas Indonesia terjadi pada laga persahabatan melawan Argentina Juni 2023.
Pattynama menjadi pemain kunci di putaran pertama dan kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Di putaran ketiga, ia telah tampil dalam tiga pertandingan.
Di level klub bersama AS Eupen, Belgia, ia tercatat bermain sebanyak 16 kali musim ini, tujuh di antaranya sebagai starter.
Yance Sayuri: Sumbangsih Gol dan Permainan Apik
Yance Sayuri merupakan pemain andalan di Liga 1 selama empat musim terakhir.
Baik bersama PSM Makassar maupun Malut United (musim 2024/2025), ia selalu menjadi starter di lebih dari 85 persen pertandingan.
Musim ini, ia mencetak tujuh gol untuk Malut United, termasuk hattrick saat melawan PSIS Semarang.
Penampilan impresifnya membuatnya dipanggil kembali ke Timnas setelah terakhir kali tampil pada Maret 2023.
Debutnya bersama Timnas terjadi pada Juni 2021, saat Indonesia menang 4-0 atas Vietnam.
Pratama Arhan: Kembali ke Timnas Setelah Penampilan Konsisten
Pratama Arhan pernah menjadi pilar utama di sayap kiri Timnas Indonesia.
Ia tampil konsisten sejak Piala AFF 2020 hingga pertandingan melawan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Meski sempat mengalami pasang surut menit bermain di klub luar negeri (Tokyo Verdy dan Suwon), Arhan kembali mendapatkan kepercayaan setelah bergabung dengan Bangkok United.
Arhan, yang absen di dua laga FIFA Matchday Maret 2025, kini kembali dipanggil memperkuat Timnas.
Dean James: Kesempatan Membuktikan Diri
Dean James menjalani debut yang kurang memuaskan saat Indonesia kalah 1-5 dari Australia.
Namun, ia baru saja menjuarai KNVB Beker bersama klubnya, memberikan suntikan semangat untuk laga melawan China dan Jepang.
Meski minim pengalaman di Timnas, James berpeluang besar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Ia bertekad untuk memberikan kontribusi yang lebih signifikan setelah penampilan kurang maksimal di laga debutnya.
Kelima pemain sayap kiri ini memiliki karakteristik dan pengalaman yang berbeda, memberikan berbagai pilihan taktikal bagi Patrick Kluivert. Kompetisi diantara mereka diharapkan dapat meningkatkan performa Timnas Indonesia dalam menghadapi tantangan berat di dua laga penentu Kualifikasi Piala Dunia 2026.





