Masa depan Pedro Acosta di MotoGP tengah menjadi sorotan. Setelah musim debutnya yang gemilang sebagai rookie terbaik, performa pembalap muda Spanyol ini justru menurun drastis bersama tim pabrikan KTM.
Kekecewaan Acosta semakin dalam karena kesulitan KTM untuk bersaing dengan kompetitornya, terutama Ducati yang mendominasi lima besar klasemen.
Kekecewaan Acosta dan Dominasi Ducati
Acosta, yang kini berada di posisi kedelapan klasemen, mengungkapkan rasa frustrasinya. Hasil terbaiknya hanyalah finis keempat di Le Mans dan Aragon.
Sementara itu, Ducati memperlihatkan dominasinya yang luar biasa dengan menempati lima posisi teratas klasemen. Hal ini membuat Acosta semakin sulit untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
Selisih poin Acosta dengan Marc Marquez di puncak klasemen pun cukup signifikan, mencapai 209 poin. Marquez sendiri dianggap Acosta hanya bisa dikalahkan dengan motor Ducati.
Krisis Finansial KTM dan Rumor Kepindahan Acosta
Situasi semakin rumit dengan adanya krisis finansial yang dialami KTM. Kondisi ini dipercaya semakin memperbesar kemungkinan Acosta hengkang dari tim.
Ambisi Acosta untuk meraih gelar juara dunia MotoGP tampaknya tak sejalan dengan kondisi KTM saat ini. Ia pun secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya.
Acosta menyayangkan minimnya peluang untuk bersaing secara kompetitif. Ia merasa satu tahun berlalu begitu saja tanpa bisa berjuang maksimal.
Rumor kepindahan Acosta ke tim VR46 pun semakin santer terdengar. Ia dikabarkan akan menggantikan Franco Morbidelli.
Harapan Acosta: Motor Ducati sebagai Kunci Kesuksesan
Acosta secara terang-terangan mengakui keunggulan Ducati. Ia menilai hanya dengan motor Ducati atau motor selevel Marc Marquez, ia bisa bersaing secara efektif.
Ucapan Acosta ini semakin menguatkan spekulasi kepindahannya. Ia tampaknya mengincar motor Desmosedici yang dikenal dengan performanya yang luar biasa.
Usia Acosta yang masih 21 tahun menjadi pertimbangan penting. Meskipun masih muda, ia menyadari pentingnya memiliki motor kompetitif untuk meraih prestasi maksimal.
Pernyataan Acosta menjadi sinyal kuat tentang masa depannya. Ia ingin berada di tim dengan motor yang mampu bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
Nasib Pedro Acosta di MotoGP masih menjadi tanda tanya besar. Namun, kekecewaannya terhadap performa KTM dan ketertarikannya pada Ducati memberikan gambaran jelas tentang arah kariernya selanjutnya. Perjalanan Acosta di MotoGP masih panjang, dan kita tunggu saja perkembangan selanjutnya.
