Dorong Ekspor Halal Indonesia: Kolaborasi Perbankan Syariah

Dorong Ekspor Halal Indonesia: Kolaborasi Perbankan Syariah
Sumber: Liputan6.com

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Bank Islam Brunei Darussalam (BIBD) resmi menjalin kerja sama strategis. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian Islamic Risk Participation, sebuah langkah penting dalam mengembangkan transaksi global kedua bank syariah tersebut. Kerja sama ini menjanjikan peningkatan signifikan dalam transaksi perdagangan antarbank syariah, khususnya di kawasan ASEAN.

Perjanjian Islamic Risk Participation memungkinkan BSI dan BIBD untuk melakukan transaksi berbagi risiko berbasis syariah. Fokus utamanya adalah portofolio dengan underlying Letter of Credit (L/C). Langkah ini merupakan strategi BSI untuk memperluas produk perbankan syariah dan memperkuat posisi internasionalnya.

Penguatan Kerja Sama Perbankan Syariah Antarnegara

Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menjelaskan bahwa kerja sama dengan BIBD sejalan dengan komitmen BSI dalam meningkatkan transaksi antar bank syariah di ASEAN. Ia optimistis kolaborasi ini akan membuka peluang lebih luas di bidang trade finance.

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi model bagi kerja sama serupa antar bank syariah di kawasan regional. BSI dan BIBD berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan industri keuangan syariah secara global.

Tren Positif Bisnis Trade Finance BSI dan Proyeksi Pertumbuhan

Bisnis trade finance BSI menunjukkan tren positif yang signifikan. Pada tahun 2024, volume transaksi mencapai US$ 1,3 miliar, meningkat 30,2 juta dolar AS (year on year).

Transaksi tersebut didominasi oleh ekspor, impor, dan supplier financing. Dengan adanya kerja sama strategis ini, BSI memproyeksikan peningkatan potensi bisnis trade finance hingga mencapai US$ 25 juta pada tahun 2025.

Strategi Ekspansi Internasional BSI

BSI telah menunjukkan komitmen kuat dalam ekspansi internasional. Buktinya, BSI telah memiliki kantor cabang luar negeri (KCLN) di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), yang beroperasi sejak tahun 2023.

Selain itu, BSI juga telah memperoleh izin untuk membuka kantor cabang di Arab Saudi. Kantor cabang di Arab Saudi diproyeksikan beroperasi penuh pada tahun 2026, dengan fokus pada ekosistem haji dan umrah, serta potensi pasar yang besar dari jemaah Indonesia.

BSI International Expo 2025: Pendorong Industri Halal Global

Penandatanganan kerja sama antara BSI dan BIBD merupakan bagian dari rangkaian kegiatan BSI International Expo 2025. Acara ini merupakan event internasional untuk mempromosikan industri halal Indonesia di kancah global.

Dengan tema “Engaging Indonesia in the Global Halal Industry,” BSI International Expo 2025 bertujuan untuk memfasilitasi kolaborasi antar pelaku bisnis, investor, dan konsumen. Acara ini menghadirkan pameran, seminar, hiburan, dan business matching untuk mendorong pertumbuhan ekosistem halal Indonesia.

Bob Tyasika Ananta menambahkan bahwa BSI saat ini masuk dalam 10 besar bank syariah global berdasarkan kapitalisasi pasar. Kerja sama dengan BIBD akan semakin memperkuat posisi BSI di pasar internasional. BSI berharap dapat berperan sebagai motor penggerak perkembangan industri keuangan syariah baik di tingkat regional maupun global. Ke depannya, kolaborasi antar bank syariah di berbagai negara akan semakin penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang berkelanjutan.

Pos terkait