Firsta Yufi Amarta Putri, Puteri Indonesia 2025 dan Miss Supranational Indonesia 2025, telah memukau penonton di ajang Miss Supranational 2025 di Polandia. Ia menampilkan bakat luar biasanya melalui sebuah pertunjukan yang memadukan tarian tradisional Indonesia dan lagu daerah populer “Rek Ayo Rek”. Penampilannya yang memikat ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak.
Keberhasilan Fia (sapaan akrab Firsta) di panggung *talent show* Miss Supranational 2025 merupakan buah dari kerja keras dan persiapan matang. Proses kreatif di balik penampilannya melibatkan beberapa profesional ternama di industri hiburan Tanah Air.
Tampil Memukau di Supra Talent Show
Akun Instagram resmi Puteri Indonesia memuji penampilan Fia yang percaya diri dan memukau. Pertunjukannya berhasil menampilkan keindahan budaya Indonesia di kancah internasional.
Fia berhasil melewati seleksi awal untuk tampil di *talent show*. Konsep penampilannya digagas oleh pasangan selebriti Artika Sari Devi dan Baim Imran, dengan aransemen musik baru dan koreografi dari Angga Arisman Ananta. Angga juga bertindak sebagai pelatih tari bagi Fia yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur.
Kostum Panggung dan Pesan Kebudayaan
Kostum panggung Fia yang memikat dirancang oleh desainer Ragiel Alfan. Lagu “Rek Ayo Rek” yang dinyanyikannya diaransemen ulang oleh Is Haryanto.
Melalui akun Instagram pribadinya, Fia mengungkapkan rasa syukurnya dan menjelaskan makna di balik penampilannya. Baginya, mewakili Indonesia di ajang internasional berarti membawa nilai-nilai budaya dan tradisi bangsa.
Ia menegaskan komitmennya untuk memperkenalkan kekayaan Indonesia. Fia menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantunya dalam mempersiapkan penampilan tersebut.
Kostum Nasional “Roro Jonggrang”: Simbol Keteguhan Perempuan
Selain penampilan *talent show*, Fia juga turut serta dalam kontes kostum nasional. Ia mengenakan kostum yang bertajuk “Roro Jonggrang – Seribu Candi, Keteguhan Seorang Perempuan”.
Kostum nasional karya desainer Deni Arthara ini didominasi warna merah. Desainnya terinspirasi oleh sosok Roro Jonggrang, seorang perempuan legendaris dalam cerita rakyat Jawa yang melambangkan kekuatan, kecerdasan, dan keberanian.
Deni Arthara menjelaskan pemilihan warna dan elemen desain kostum. Warna merah dipilih karena identik dengan Roro Jonggrang. Ornamen Candi Prambanan juga ditampilkan, namun dengan fokus pada proses pembangunannya, bukan pada unsur mistis.
Fia menjelaskan, kostum ini merepresentasikan semangat perlawanan perempuan terhadap patriarki. Roro Jonggrang dipilih karena merepresentasikan ketangguhan dan keberanian Fia sendiri.
Malam Final dan Harapan untuk Indonesia
Saat ini, Fia tengah berkompetisi dengan lebih dari 70 finalis lainnya di Malopolska, Polandia. Malam puncak Miss Supranational 2025 akan dilangsungkan pada Jumat, 27 Juni 2025 waktu setempat.
Harashta Haifa Zahra, Miss Supranational 2024, akan memahkotai penerusnya. Seluruh Indonesia menantikan penampilan terbaik Fia dan berharap ia dapat mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Penampilan Fia di ajang Miss Supranational 2025 menjadi bukti nyata komitmennya untuk memperkenalkan keindahan budaya Indonesia kepada dunia. Semoga kesuksesannya ini dapat menginspirasi generasi muda untuk senantiasa bangga dan melestarikan warisan budaya bangsa.





