Kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Arab Saudi pekan lalu bukan sekadar kunjungan kenegaraan biasa. Ia membawa serta sejumlah tokoh berpengaruh dari dunia teknologi dan bisnis, menandai upaya besar untuk menjalin kemitraan strategis dan kesepakatan bisnis yang menguntungkan kedua negara.
Kehadiran para CEO raksasa teknologi ini menjadi sorotan utama. Mereka terlihat berinteraksi langsung dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan Trump sendiri.
Deretan Bos Teknologi yang Hadir di Arab Saudi
Tur Presiden Trump ke Teluk Persia, yang mencakup Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar, bertujuan mengamankan kesepakatan bisnis dan kemitraan strategis. Dalam kunjungan tersebut, sejumlah CEO perusahaan teknologi ternama turut hadir.
Nama-nama besar seperti Elon Musk (Tesla dan SpaceX), Sam Altman (OpenAI), dan Larry Fink (BlackRock) terlihat berbincang dengan Putra Mahkota Salman dan Trump di istana kerajaan di Riyadh.
Selain mereka, CEO Amazon Andy Jassy, Arvind Krishna dari IBM, Jane Fraser dari Citicorp, Kelly Ortberg dari Boeing, Jensen Huang dari Nvidia, dan Alex Karp dari Palantir juga turut hadir dalam acara tersebut.
Janji Investasi Arab Saudi dan Prospeknya Bagi AS
Arab Saudi menjanjikan investasi senilai USD 600 miliar di Amerika Serikat. Investasi ini mencakup pembelian senjata, transfer teknologi, bisnis kecerdasan buatan (AI), dan investasi di pasar saham.
Presiden Trump bahkan lebih optimis, memperkirakan investasi Saudi akan mencapai USD 1 triliun. Ia yakin kesepakatan ini akan membuka hingga 2 juta lapangan pekerjaan baru di AS.
Kesepakatan-kesepakatan bisnis ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan ekonomi dan diplomatik antara AS dan Arab Saudi secara signifikan.
Kesepakatan Besar Nvidia dan Potensi AI di Arab Saudi
Salah satu kesepakatan terbesar yang terjalin adalah antara Nvidia dan Arab Saudi. Nvidia, yang dipimpin oleh Jensen Huang, akan memasok ratusan ribu chip AI ke Arab Saudi.
Tahap pertama pengiriman akan mencakup 18.000 chip Blackwell terbaru, yang akan digunakan oleh Humain, sebuah perusahaan rintisan AI milik Arab Saudi. Kesepakatan ini menunjukkan komitmen Arab Saudi untuk mengembangkan sektor kecerdasan buatan.
Kerja sama ini berpotensi besar untuk mendorong perkembangan teknologi AI di Arab Saudi dan menciptakan inovasi baru di berbagai sektor.
Kehadiran para pemimpin bisnis terkemuka dunia dalam kunjungan Trump ke Arab Saudi menandakan era baru kerja sama ekonomi dan teknologi antara kedua negara. Kesepakatan-kesepakatan yang terjalin, khususnya dalam sektor AI, diharapkan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian kedua negara dan dunia secara luas. Ke depannya, perlu dipantau bagaimana implementasi investasi ini dan bagaimana hal tersebut akan mempengaruhi perkembangan teknologi serta hubungan internasional.





