Liburan sekolah adalah waktu yang dinantikan anak-anak setelah berbulan-bulan belajar di sekolah. Namun, masa liburan ini tak hanya soal bersantai dan bermain. Orangtua memiliki peran penting dalam memastikan anak-anak menghabiskan waktu liburan dengan aktivitas yang bermanfaat dan bermakna, jauh dari ketergantungan pada gawai. Penting bagi orangtua untuk aktif terlibat dalam merencanakan kegiatan positif selama liburan.
Psikolog Universitas Gadjah Mada, Novi Poespita Candra, S.Psi., M.Si., Ph.D., menekankan pentingnya komunikasi antara orangtua dan anak dalam merencanakan kegiatan liburan. Hal ini akan memperkuat ikatan keluarga dan menciptakan pengalaman yang positif.
Memanfaatkan Waktu Liburan Secara Maksimal
Orangtua bisa menawarkan beragam aktivitas sederhana namun bermakna untuk anak-anak selama liburan. Kegiatan memasak bersama, menonton film edukatif, berolahraga, atau bertamasya ke tempat wisata alam seperti memancing atau mendaki gunung, merupakan pilihan yang baik.
Aktivitas-aktivitas tersebut tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membangun keterampilan sosial dan mempererat hubungan keluarga. Liburan menjadi kesempatan untuk menciptakan kenangan indah bersama keluarga.
Membatasi Penggunaan Gawai
Novi menyarankan agar orangtua dan anak membuat kesepakatan mengenai penggunaan gawai selama liburan. Batas waktu penggunaan gawai sebaiknya dibatasi maksimal tiga jam per hari.
Penggunaan gawai berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif, baik secara fisik maupun mental. Kondisi yang disebut “Brain Rot” dapat terjadi akibat paparan layar berlebihan. Kondisi ini ditandai dengan penurunan fungsi otak secara perlahan.
Dampak Negatif Penggunaan Gawai Berlebihan
Penggunaan gawai berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan fisik, seperti kurang gerak, gangguan penglihatan (miopi), masalah tulang belakang, obesitas, hingga peningkatan risiko penyakit jantung.
Selain itu, anak juga akan mengalami penurunan fokus, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah. Mereka juga cenderung malas berpikir dan mengalami gangguan emosional dan sosial, seperti kecemasan, mudah tersinggung, dan kesulitan bersosialisasi.
Aktivitas Menarik dan Edukatif
Sebagai alternatif kegiatan positif selama liburan, orangtua dapat mempertimbangkan mengikutsertakan anak dalam kegiatan pengembangan minat dan bakat. Kelas memanah, musik, atau olahraga dapat menjadi pilihan yang baik.
Anak-anak juga bisa diajak untuk berinteraksi dengan keluarga besar, seperti kakek, nenek, atau sepupu. Hal ini akan melatih fleksibilitas sosial dan memperluas wawasan mereka. Kegiatan sosial lainnya juga dapat memperluas empati dan pemahaman mereka terhadap lingkungan sekitar.
Sebagai contoh, Festival LittleDoodle 2025 di Urban Forest, Jakarta Selatan, yang berlangsung dari 26 hingga 29 Juni 2025, menawarkan berbagai aktivitas menarik dan edukatif untuk keluarga. Festival ini menghadirkan creators’ market, workshop, brand activations, permainan, serta meet and greet dengan karakter-karakter favorit anak.
LittleDoodle bertujuan untuk memperkenalkan dunia seni kepada anak-anak dan keluarga secara menyenangkan dan edukatif. Partisipasi seniman dan dukungan dari Save The Children juga menambah nilai positif festival ini. Festival seperti ini dapat menjadi alternatif liburan yang jauh dari ketergantungan gawai.
Festival LittleDoodle juga menyediakan berbagai workshop yang menarik dan edukatif bagi anak-anak dari berbagai usia. Para orangtua dapat menemukan berbagai kegiatan seru dan bermanfaat untuk anak-anak mereka selama liburan sekolah. Banyak pilihan kegiatan positif lainnya juga bisa dieksplorasi, tergantung minat dan usia anak.
Liburan sekolah seharusnya menjadi waktu berkualitas bagi keluarga untuk berinteraksi dan menciptakan kenangan indah. Dengan perencanaan yang matang dan keterlibatan aktif orangtua, liburan dapat menjadi momen berharga bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, jauh dari pengaruh negatif penggunaan gawai yang berlebihan. Membangun keseimbangan antara aktivitas fisik, sosial, dan pengembangan diri akan menghasilkan liburan yang bermakna dan menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga.
