Modifikasi Cuaca Cegah Banjir Susulan Jabodetabek? BNPB Siap

Modifikasi Cuaca Cegah Banjir Susulan Jabodetabek? BNPB Siap
Sumber: Liputan6.com

Banjir kembali melanda wilayah Jabodetabek pada Senin, 7 Juli 2025. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung bergerak cepat menangani situasi darurat ini, berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengurangi dampak bencana.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyiapkan pesawat Cessna untuk modifikasi cuaca. Hal ini diharapkan dapat menurunkan intensitas hujan dan mencegah meluasnya genangan air.

BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Antisipasi Banjir Susulan

BNPB telah menyiagakan satu unit pesawat Cessna untuk operasi modifikasi cuaca. Koordinasi telah dilakukan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau perkiraan cuaca.

Pesawat tersebut akan diterjunkan jika diprediksi akan terjadi curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi basah di wilayah Jabodetabek.

Banjir Jakarta: Ratusan RT Tergenang, Warga Mengungsi

Hujan deras dan pasang air laut tinggi menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Jakarta pada Senin pagi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 100 RT dan 3 ruas jalan tergenang banjir hingga pukul 08.00 WIB.

Data BPBD DKI Jakarta yang diperbarui pada pukul 12.00 WIB menunjukkan masih ada 51 RT di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang terendam banjir.

Banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi beberapa hari terakhir, diperparah oleh pasang air laut. Ketinggian air bervariasi, dengan titik terparah mencapai 150 cm di beberapa lokasi.

Akibatnya, ratusan warga terpaksa mengungsi. Berikut rincian pengungsi berdasarkan data BPBD:

  • 337 jiwa mengungsi di Cipinang Melayu, Jakarta Timur.
  • 156 jiwa mengungsi di Karet Tengsin, Jakarta Selatan.
  • 119 jiwa mengungsi di Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Para pengungsi ditampung sementara di masjid dan gedung sekolah yang dijadikan posko darurat.

Petugas gabungan dari BPBD DKI Jakarta, Dinas Sumber Daya Air (SDA), dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) bekerja keras mengatasi banjir. Pompa air dikerahkan dan saluran air diperiksa untuk memastikan fungsinya optimal.

Imbauan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengimbau masyarakat, khususnya di Jabodetabek, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.

Masyarakat diminta mempersiapkan diri dan meningkatkan kesiapsiagaan berbasis individu dan keluarga untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.

BPBD DKI Jakarta juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan. Nomor darurat 112 dapat dihubungi bila terjadi keadaan darurat.

Layanan darurat tersebut gratis dan aktif 24 jam.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau proyek pembangunan tanggul rob di Muara Angke. Proyek ini ditargetkan rampung akhir 2025 untuk mengatasi banjir rob dan melindungi kawasan pesisir dari dampak perubahan iklim. Upaya penanganan banjir ini melibatkan berbagai pihak, menandakan komitmen untuk mengurangi dampak bencana dan melindungi masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *