Seorang penumpang Thai Lion Air di Bandara Internasional Don Mueang, Bangkok, viral di media sosial karena protes kerasnya terkait kursi pesawat. Insiden ini terjadi pada Rabu, 25 Juni 2025, dan menyebabkan penundaan keberangkatan selama satu jam. Peristiwa tersebut terekam dalam video dan memperlihatkan bagaimana petugas keamanan harus mengeluarkan penumpang tersebut dari pesawat.
Penumpang tersebut keberatan dengan kursi yang didapatkannya dekat jendela karena kurangnya ruang kaki. Ia bersikeras ingin pindah ke kursi darurat di bagian tengah pesawat yang menawarkan ruang kaki lebih lega. Namun, permintaannya ditolak oleh pramugari.
Penumpang Thai Lion Air Protes Kursi Sempit dan Minta Pindah
Kekecewaan penumpang tersebut memicu kemarahan dan keributan di dalam pesawat. Ia mengamuk hingga petugas kepolisian bandara harus turun tangan.
Petugas terlihat menarik paksa penumpang yang mengenakan kaus oranye dari tempat duduknya. Penumpang lain mengecam tindakannya.
Keberangkatan pesawat tertunda satu jam karena perlawanan penumpang tersebut terhadap petugas. Sampai saat ini, pihak Thai Lion Air belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini.
Insiden Serupa: Permintaan Tukar Kursi yang Kontroversial
Kasus ini bukanlah insiden pertama terkait permintaan tukar kursi yang berujung konflik di pesawat. Pada Desember 2024, seorang ibu di Brasil memaksa penumpang lain untuk bertukar tempat duduk dengan anaknya yang rewel.
Ibu tersebut bahkan merekam penumpang lain dan memaksanya untuk bertukar kursi. Ia beralasan ingin menenangkan anaknya yang menangis, meskipun keluarganya sudah mendapatkan tempat duduk di dekat jendela.
Aksi sang ibu menuai kecaman dari warganet. Banyak yang mendukung penumpang yang menolak pertukaran kursi dan mengkritik tindakan sang ibu yang dinilai mempermalukan orang lain.
Permintaan Tukar Kursi yang Tidak Etis di Penerbangan Lain
Di bulan Februari 2024, kejadian serupa terjadi di penerbangan dari Toronto ke Vancouver. Seorang wanita meminta penumpang kelas bisnis untuk bertukar kursi dengan suaminya yang berada di kelas ekonomi.
Penumpang kelas bisnis awalnya setuju, namun menolak setelah mengetahui bahwa kursi pengganti yang ditawarkan adalah di kelas ekonomi. Wanita tersebut kemudian marah dan memaksa.
Kisah ini dibagikan secara anonim di Reddit dan mendapatkan perhatian luas. Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya etika dan kesopanan dalam penerbangan, serta perlunya peraturan yang lebih tegas untuk mencegah insiden serupa.
Insiden-insiden ini menyoroti pentingnya kesadaran akan etika dan tata krama di dalam pesawat. Pihak maskapai juga perlu mempertimbangkan langkah-langkah yang lebih efektif dalam menangani permintaan penumpang terkait kursi, sehingga dapat mencegah konflik dan memastikan kenyamanan bagi semua penumpang. Ke depannya, diharapkan akan ada lebih banyak perhatian pada edukasi penumpang mengenai hak dan tanggung jawab mereka selama penerbangan.
