Rahasia D’Masiv Beli Nama Halte TransJakarta Petukangan Terungkap

Rahasia D'Masiv Beli Nama Halte TransJakarta Petukangan Terungkap
Sumber: Detik.com

Band D’Masiv kini memiliki sebuah halte TransJakarta yang menyandang nama mereka. Halte TransJakarta Petukangan di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, resmi berganti nama menjadi Halte TransJakarta Petukangan D’Masiv. Langkah ini diambil setelah band tersebut membeli hak penamaan atau *naming rights* halte tersebut.

Keputusan D’Masiv untuk membeli hak penamaan halte ini ternyata memiliki makna mendalam bagi perjalanan karier mereka di industri musik Indonesia. Kawasan tersebut menyimpan banyak kenangan berharga bagi para personel band.

Sejarah D’Masiv dan Kawasan Petukangan

Vokalis D’Masiv, Rian Ekky Pradipta, mengungkapkan bahwa kawasan Ciledug Raya, tempat halte tersebut berada, merupakan saksi bisu perjuangan band mereka.

Sebelum meraih kesuksesan, D’Masiv kerap berlatih dan manggung di sekitar Petukangan. Bahkan, kantor mereka kini terletak persis di depan Halte TransJakarta Petukangan D’Masiv.

Rian menambahkan bahwa mereka sering berlatih di Studio Blewah, Petukangan, sebelum dikenal luas seperti sekarang. Halte tersebut menjadi simbol perjalanan panjang mereka.

Arti Nama Halte TransJakarta Petukangan D’Masiv

Bagi D’Masiv, memiliki halte TransJakarta dengan nama band mereka merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa.

Mereka mengaku masih merasa takjub setiap kali melihat nama band mereka terpampang di halte tersebut. Keberhasilan ini di luar ekspektasi mereka di awal karier.

Rian mengungkapkan rasa syukur dan kagum atas pencapaian ini. Baginya, ini merupakan keajaiban yang diberikan Tuhan.

Detail Kontrak *Naming Rights* dan Rencana Ke Depan

Meskipun bangga dengan pencapaian ini, Rian enggan membocorkan detail biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan *naming rights* tersebut.

Ia hanya menyebutkan bahwa kontrak *naming rights* tersebut berlaku selama dua tahun. D’Masiv fokus untuk menikmati momen bersejarah ini.

Ke depan, D’Masiv berharap bisa terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi para penggemar mereka. Mereka juga berkomitmen untuk tetap rendah hati.

Keberadaan nama D’Masiv di halte TransJakarta menjadi bukti nyata perjalanan panjang dan kerja keras mereka. Ini juga menginspirasi musisi muda lainnya untuk terus berjuang meraih mimpi.

Selain itu, hal ini juga bisa menjadi daya tarik wisata bagi para penggemar D’Masiv, terutama yang berada di wilayah Jakarta Selatan. Halte tersebut kini menjadi ikon baru bagi band tersebut.

Semoga kesuksesan D’Masiv ini bisa menginspirasi banyak musisi lain untuk tetap gigih berjuang mengejar mimpi dan cita-cita. Band yang berawal dari latihan di tempat sederhana ini kini telah memiliki “monumen” berupa halte TransJakarta.

Dengan demikian, pembelian *naming rights* halte TransJakarta oleh D’Masiv bukan sekadar transaksi bisnis, tetapi juga simbolisasi perjalanan panjang dan pencapaian luar biasa bagi band tersebut. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan konsistensi akan membuahkan hasil yang positif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *