Sistem Angkutan Cepat (RTS) Johor Bahru-Singapura menorehkan sejarah baru. Uji coba pengoperasian kereta pertama jalur ini telah dilakukan pada Senin, 30 Juni 2025. Kereta tanpa masinis, hasil produksi China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC), ini menandai langkah maju signifikan dalam konektivitas antar negara.
Dengan kapasitas tetap 607 penumpang dan kemampuan menampung hingga 1000 penumpang di jam sibuk, RTS Link diproyeksikan akan menjadi tulang punggung transportasi lintas batas. Kecepatan maksimum kereta mencapai 80 km/jam, didukung sistem Grade of Automation 4 (GoA4) yang sepenuhnya otomatis.
Uji Coba Perdana Kereta Tanpa Masinis RTS Link
Kereta pertama RTS Link telah tiba di Singapura pada 3 April 2025 dan menjalani berbagai pengujian. Proses ini dilakukan di Pusat Uji Rel Singapura sebelum pengujian integrasi sistem.
Pengujian di luar lokasi mencakup pemeriksaan integrasi kereta dengan sistem rel, seperti sistem persinyalan, pintu kasa peron, dan komunikasi di dalam kereta. Tahap ini diperkirakan berlangsung sekitar empat bulan.
Setelah pengujian luar lokasi, kereta akan dipindahkan ke jalur RTS Link untuk pengujian di lokasi bersama tujuh kereta lainnya. Empat dari tujuh kereta tersisa sedang dirakit di fasilitas CRRC di Batu Gajah, Malaysia.
Spesifikasi dan Fitur Unggulan Kereta RTS Link
Kereta RTS Link memiliki panjang 76 meter dan lebar 2,7 meter, terdiri dari empat gerbong dengan tiga pintu di setiap sisi. Desain interiornya mengakomodasi 126 kursi tetap dan 16 kursi lipat.
Perjalanan sejauh empat kilometer antara Woodlands North dan Bukit Chagar memakan waktu sekitar lima menit, dengan waktu tunggu kereta terpendek 3,6 menit. Sistem pembayaran loop terbuka di stasiun menerima berbagai metode pembayaran.
Sistem pendengaran loop induksi terpasang di dalam kereta untuk membantu penumpang dengan alat bantu dengar. Kamera keamanan juga dipasang di dalam kereta untuk meningkatkan keamanan.
- Sistem GoA4 memastikan operasi kereta yang sepenuhnya otomatis.
- Kapasitas hingga 10.000 penumpang per jam di setiap arah.
- Pemeriksaan imigrasi dan bea cukai terintegrasi di stasiun.
Proses Imigrasi dan Fasilitas Penumpang
Penumpang akan melewati pemeriksaan imigrasi dan bea cukai di stasiun keberangkatan. Proses ini terintegrasi untuk efisiensi dan kenyamanan penumpang.
Penumpang dari Woodlands North akan melalui pemeriksaan imigrasi Singapura, kemudian Malaysia, sebelum naik kereta. Hal ini mencegah penumpukan di stasiun tujuan.
Karena durasi perjalanan singkat, penumpang disarankan membawa barang bawaan sendiri. Tidak tersedia rak penyimpanan di dalam kereta.
RTS Link beroperasi dari pukul 6 pagi hingga 12 malam setiap hari. Kereta pertama akan berangkat dari setiap ujung jalur pada pukul 6 pagi.
Dengan fitur-fitur unggulan dan sistem yang terintegrasi, RTS Link bukan hanya sekadar moda transportasi, tetapi juga representasi kemajuan teknologi dan komitmen untuk meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antar negara. Sistem yang ramah disabilitas dan keamanan yang terjamin menunjukan kesiapan RTS Link untuk melayani masyarakat luas secara efektif dan efisien saat beroperasi penuh pada Desember 2026.





