Jabatan Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) kini kosong setelah Komjen (purn) Ahmad Dofiri memasuki masa purna tugas. Penunjukan penggantinya menjadi sorotan publik, termasuk kalangan DPR. Siapa yang akan menduduki posisi strategis tersebut menjadi pertanyaan yang menarik untuk dikaji.
Anggota Komisi III DPR, Rudianto Lallo, memberikan pandangannya terkait kandidat Wakapolri. Ia menilai jenderal senior memiliki peluang lebih besar untuk dipilih.
Peluang Jenderal Senior Menjadi Wakapolri
Menurut Rudal, sapaan akrab Rudianto Lallo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo cenderung memilih pejabat senior, seperti halnya ketika memilih Komjen (purn) Ahmad Dofiri sebelumnya. Ini menunjukkan preferensi pada pengalaman dan kepemimpinan yang matang.
Ia menekankan bahwa dirinya tidak dapat menebak siapa yang akan dipilih. Keputusan sepenuhnya ada di tangan Kapolri dan Presiden.
Namun, Rudal yakin Kapolri akan memilih sosok terbaik yang dapat bekerja sama dan sevisi dengannya. Wakapolri, sebagai pembantu Kapolri, memerlukan keselarasan dalam menjalankan tugas.
Kriteria Ideal Wakapolri
Selain senioritas, Rudal menyoroti pentingnya keselarasan visi dan misi antara Kapolri dan Wakapolri. Mereka harus mampu bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama.
Yang tak kalah penting, kandidat Wakapolri harus dapat memahami dan menjalankan visi-misi Presiden. Hal ini memastikan kebijakan kepolisian selaras dengan arah kepemimpinan nasional.
Meskipun kewenangan penunjukan ada di tangan Kapolri, Rudal meyakini proses tersebut dilakukan setelah berkonsultasi dengan Presiden. Ini menunjukkan bahwa keputusan tersebut melibatkan pertimbangan yang matang dari berbagai pihak.
Harapan untuk Polri di Masa Mendatang
Terlepas dari siapa yang terpilih, Rudal berharap Korps Bhayangkara terus hadir di tengah masyarakat dan mendapatkan kepercayaan rakyat.
Ia menekankan pentingnya Polri sebagai alat negara yang mampu menjalankan visi-misi Presiden. Hal ini mencakup berbagai program pemerintah, misalnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ketahanan pangan.
Polri diharapkan dapat terus menjadi pilar penting dalam mendukung program-program pemerintah demi kesejahteraan rakyat. Keberhasilan Polri dalam menjalankan tugas akan berdampak signifikan terhadap citra dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Irjen Sandi Nugroho, Kadiv Humas Polri, telah mengkonfirmasi penyerahan jabatan Wakapolri dari Komjen Ahmad Dofiri kepada Kapolri. Namun, hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai pengganti Wakapolri.
Proses pemilihan Wakapolri yang melibatkan pertimbangan matang dari Kapolri dan Presiden diharapkan akan menghasilkan pemimpin yang tepat dan mampu membawa Polri ke arah yang lebih baik. Kepercayaan publik dan kinerja yang optimal menjadi harapan utama bagi institusi kepolisian Indonesia.
