Libur sekolah tahun 2025 menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga untuk berwisata. Bali, sebagai destinasi favorit, menawarkan beragam pilihan, salah satunya Bali Safari and Marine Park yang populer di kalangan anak-anak dan keluarga.
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, memastikan kesiapan Bali Safari & Marine Park dalam menghadapi lonjakan pengunjung selama liburan sekolah. Kesiapan ini mencakup aspek keamanan, kenyamanan, dan pengalaman wisata yang menyenangkan bagi para pengunjung.
Wamenpar Pastikan Kesiapan Bali Safari & Marine Park
Wamenpar Ni Luh Puspa melakukan kunjungan langsung ke Bali Safari & Marine Park. Ia didampingi oleh General Manager Bali Safari and Marine Park, Laetitia Delvart, dan Direktur Politeknik Pariwisata Bali, Ida Bagus Putu Puja.
Dalam kunjungan tersebut, Wamenpar mengikuti Safari Journey. Hal ini dilakukan untuk meninjau langsung kesiapan berbagai atraksi dan berinteraksi dengan pengunjung.
Wamenpar menyatakan kepuasannya atas kesiapan Bali Safari & Marine Park. Ia menekankan bahwa keamanan, kenyamanan fasilitas, dan pengalaman menyenangkan merupakan prioritas utama.
Suasana di Bali Safari & Marine Park terpantau kondusif. Jumlah pengunjung meningkat signifikan selama sepekan terakhir.
Upaya Peningkatan Keamanan dan Keselamatan di Bali Safari & Marine Park
Peningkatan jumlah pengunjung selama liburan sekolah di Bali Safari & Marine Park menjadi indikator positif. Hal ini diharapkan dapat mendongkrak pergerakan wisatawan nusantara dan mancanegara.
Jumlah kunjungan wisman ke Bali Safari & Marine Park terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2022 tercatat 73.529 pengunjung, tahun 2023 sebanyak 196.047 pengunjung, dan tahun 2024 mencapai 262.932 pengunjung.
Jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) cukup fluktuatif. Jumlah tertinggi tercatat pada tahun 2023 dengan 245.667 kunjungan.
Kesiapan dari sisi keamanan menjadi fokus utama. Hal ini penting karena banyak anak-anak yang berkunjung selama liburan sekolah.
Salah satu upaya peningkatan keamanan adalah larangan kendaraan pribadi di area safari. Tujuannya agar keselamatan pengunjung tetap terjaga.
Pengelola juga memasang papan arah. Hal ini untuk memudahkan mobilisasi wisatawan di area wisata.
Paket Stimulus dan Diskon Transportasi Mendukung Pariwisata
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah mensosialisasikan Surat Edaran Libur Sekolah 2025. Surat edaran ini mengimbau penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability).
Kemenpar juga mengkampanyekan #DiIndonesiaAja. Kampanye ini bertujuan mempromosikan destinasi dan event pariwisata di seluruh Indonesia.
Pemerintah meluncurkan paket stimulus untuk meningkatkan mobilitas wisnus. Paket stimulus ini berlaku pada bulan Juni dan Juli 2025.
Terdapat diskon transportasi untuk mendukung program ini. Diskon tiket kereta api mencapai 30 persen untuk 2,8 juta penumpang.
Diskon tiket pesawat kelas ekonomi mencapai 6 persen. Diskon angkutan laut mencapai 50 persen, berlaku selama liburan sekolah.
Terdapat juga potongan tarif jalan tol sebesar 20 persen. Ini sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mobilitas wisatawan.
Wamenpar berharap upaya-upaya ini dapat meningkatkan mobilitas wisnus. Dari Januari hingga April 2025, telah terjadi 400 juta pergerakan wisnus, menunjukkan tren positif.
Target kunjungan wisnus 1,08 miliar di akhir tahun diharapkan dapat tercapai. Hal ini didasari oleh tren positif pergerakan wisnus selama beberapa bulan terakhir.
Libur sekolah 2025 menjadi momen penting peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di sektor pariwisata. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan destinasi wisata yang aman, nyaman, dan berkesan. Koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, daerah, dan pengelola destinasi sangat penting untuk meminimalisir risiko dan memastikan liburan yang menyenangkan bagi semua.
