Pemain Liverpool, Trent Alexander-Arnold, menuai sorakan cemooh dari pendukung setia The Reds saat pertandingan melawan Arsenal di pekan ke-36 Premier League. Insiden ini memicu reaksi keras dari legenda Liverpool, Jamie Carragher, yang mengecam tindakan tersebut.
Pengumuman kepergian Alexander-Arnold dari Liverpool telah resmi disampaikan pada Senin, 5 Mei 2025. Kontraknya yang berakhir pada 30 Juni 2025 tidak akan diperpanjang.
Trent Alexander-Arnold Berlabuh di Real Madrid
Setelah meninggalkan Anfield, Alexander-Arnold akan melanjutkan kariernya di Real Madrid. Dia dikabarkan telah menyepakati kontrak berdurasi lima musim dengan gaji fantastis sebesar Rp270 miliar per musim.
Meskipun telah menandatangani kontrak dengan klub barunya, Alexander-Arnold masih menyelesaikan tiga pertandingan terakhir musim 2024/2025 bersama Liverpool.
Salah satu penampilan terakhirnya adalah saat Liverpool bermain imbang 2-2 melawan Arsenal di Anfield pada Minggu, 11 Mei 2025.
Dicemooh Pendukung Liverpool
Alexander-Arnold masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-67 menggantikan Conor Bradley. Namun, ia justru disambut dengan cemoohan dari sebagian pendukung Liverpool.
Setiap kali Alexander-Arnold menguasai bola, sorakan negatif terus menggema di stadion. Reaksi ini mendapat kecaman keras dari Jamie Carragher.
Carragher mengungkapkan kekecewaannya atas insiden tersebut, menyatakan bahwa ini akan menjadi berita utama dan perbincangan hangat keesokan harinya.
Ia juga terkejut dengan banyaknya cemoohan yang ditujukan kepada Alexander-Arnold. Carragher memahami ketidakpuasan para penggemar, namun tetap menganggap tindakan tersebut tidak tepat.
Carragher Bela Alexander-Arnold
Carragher menyatakan ketidaksetujuannya atas perlakuan yang diterima Alexander-Arnold. Ia berpendapat bahwa pemain tersebut tidak pantas dicemooh.
Menurut Carragher, tidak ada pemain Liverpool yang berjuang di lapangan, berupaya meraih poin atau trofi untuk klub, pantas mendapatkan cemoohan.
Meskipun memahami perasaan negatif sebagian penggemar, Carragher tetap menekankan bahwa mencemooh pemain sendiri yang sedang berjuang di lapangan adalah tindakan yang tidak bisa diterima.
Pernyataan Carragher ini menunjukkan dukungannya kepada Alexander-Arnold dan menegaskan pentingnya loyalitas dan dukungan bagi pemain yang masih berjuang untuk Liverpool.
Kepergian Alexander-Arnold ke Real Madrid menandai berakhirnya satu era di Liverpool. Namun, kontroversi terkait cemoohan dari sebagian pendukung akan menjadi catatan penting dalam perjalanan kariernya di Anfield.
Reaksi keras Carragher menunjukkan betapa peliknya hubungan antara pemain, klub, dan pendukung sepak bola. Semoga ke depan, dukungan yang diberikan kepada pemain tetap sportif dan konstruktif, terlepas dari hasil pertandingan atau keputusan transfer.
