Honda Racing Indonesia (HRI) bersiap memasuki babak baru dalam sejarah panjang kiprahnya di dunia balap nasional. Tahun 2025 menandai perayaan 40 tahun Honda di kancah balap Indonesia, sekaligus menjadi momentum partisipasi penuh HRI di Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2025.
Keikutsertaan di MFoS 2025 merupakan langkah strategis HRI untuk berkompetisi di seluruh putaran Kejuaraan Nasional Balap Mobil atau Indonesia Touring Car Race (ITCR). Tim HRI akan menghadapi tantangan Sirkuit Mandalika yang terkenal dengan karakteristik teknisnya yang tinggi.
Persiapan Matang HRI di MFoS 2025
HRI telah menyiapkan strategi komprehensif untuk menghadapi tantangan balapan di Sirkuit Mandalika. Tim fokus pada pengembangan *setup* mobil yang lebih agresif dan memanfaatkan data serta simulasi performa untuk menyempurnakan strategi balap.
Trio pembalap andalan HRI kembali turun di MFoS 2025. Andri Abirezky akan berlaga di kelas ITCR 1200 dengan Honda Brio.
Avila Bahar akan berkompetisi di kelas ITCR 1200 dan ITCR 1500 masing-masing dengan Honda Brio dan Honda City Hatchback RS.
Sementara Alvin Bahar akan menggeber Honda Civic Type R di kelas ITCR 3600.
Tantangan Adaptasi Sirkuit Mandalika
Alvin Bahar, Direktur HRI, mengungkapkan tantangan adaptasi ke Sirkuit Mandalika setelah bertahun-tahun berkompetisi di Sentul. Tim perlu penyesuaian strategi untuk meraih hasil maksimal di sirkuit baru ini.
Ia optimistis pengalaman tim, persiapan matang, dan performa mobil Honda yang handal akan memungkinkan HRI bersaing secara konsisten. Targetnya adalah meraih hasil terbaik sepanjang musim ITCR 2025.
Keberadaan para pembalap lintas generasi juga menjadi poin penting bagi HRI. Hal ini menunjukkan komitmen HRI dalam pembinaan dan regenerasi talenta balap di Indonesia.
Avila Bahar Siap Taklukkan Mandalika
Avila Bahar mengaku antusias menghadapi balapan di Mandalika. Namun, ia tetap menekankan pentingnya persiapan yang cermat.
Format MFoS 2025 yang menggelar dua balapan dalam satu *weekend* membutuhkan strategi khusus. Avila menyadari pentingnya meminimalisir kesalahan agar dapat tampil maksimal di dua putaran balapan.
Sepanjang sejarahnya, Honda telah menjadi bagian integral dari dunia balap Indonesia. Mulai dari balap jalan raya di Ancol era 1970-an, hingga dominasi di Sentul, dan kini melangkah ke Mandalika.
Perjalanan HRI menunjukkan konsistensi dan komitmen Honda dalam memajukan motorsport Tanah Air. Dari BSD (2017-2019) hingga Sentul (hingga 2024), kini HRI siap menorehkan prestasi baru di Mandalika.
Perjuangan HRI di MFoS 2025 bukan sekadar berkompetisi, tetapi juga menunjukkan evolusi dan dedikasi Honda dalam memajukan dunia balap di Indonesia. Komitmen terhadap pembinaan generasi muda dan inovasi strategi menunjukkan keseriusan HRI dalam mewujudkan cita-cita di dunia motorsport.
