Jakarta Utara gencar melakukan pemangkasan pohon rawan tumbang demi keselamatan warga. Selama periode Januari hingga Juni 2025, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Utara telah memangkas sebanyak 3.810 pohon di enam kecamatan.
Langkah preventif ini bertujuan untuk mencegah jatuhnya pohon dan menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan. Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Utara, Christian Tamora Hutagalung, menekankan pentingnya upaya ini.
Pemangkasan dan Penanaman Pohon Baru
Kegiatan pemangkasan dan penebangan pohon tak hanya fokus pada pohon berisiko. Upaya penghijauan juga dijalankan dengan penanaman pohon baru untuk meningkatkan kualitas udara.
Selain pemangkasan, 106 pohon harus ditebang karena kondisi batang yang lapuk dan akar yang tak mampu menopang beban. Ini merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan.
Rincian pemangkasan meliputi 845 pohon dengan pemangkasan ringan, 2.464 pohon dengan pemangkasan sedang, dan 283 pohon dengan pemangkasan berat. Jumlah ini menunjukkan skala besarnya operasi.
Suku Dinas Tamhut Jakarta Utara juga mengajak partisipasi masyarakat dalam penghijauan lingkungan sekitar. Kerja sama ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
Penanganan Kasus Pohon Tumbang
Pada Sabtu (5/7/2025), terjadi 97 kasus pohon tumbang dan 15 kasus pohon patah di Jakarta Utara. Hujan deras disertai angin kencang menjadi penyebab utama kejadian ini.
Tim dari Satuan Pelaksana Tamhut Kecamatan, berjumlah 15 hingga 20 personel, diturunkan untuk menangani pohon tumbang. Mereka menangani pohon di jalur hijau maupun pemukiman warga.
Tim dari tingkat kota juga dikerahkan untuk membantu penanganan pohon tumbang dan patah. Koordinasi antar tim sangat penting untuk efisiensi penanganan.
Pemantauan Rutin dan Perawatan Pohon
Tim “Pasukan Hijau” melakukan penyisiran rutin di Jakarta Utara untuk memantau pohon yang berpotensi berbahaya. Pemantauan ini dilakukan setiap hari.
Penanganan pohon bertujuan untuk mengurangi gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan menjaga keindahan lingkungan. Upaya ini bagian dari komitmen pemerintah.
Kegiatan perawatan pohon ini bukan hanya sekedar pemangkasan, tetapi juga termasuk pengawasan rutin untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga Jakarta Utara.
Dengan adanya kegiatan pemangkasan dan penanaman pohon baru serta pemantauan rutin, diharapkan dapat meminimalisir risiko pohon tumbang dan meningkatkan kualitas lingkungan di Jakarta Utara. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan.
Ke depannya, upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat akan terus ditingkatkan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan lingkungan. Sosialisasi mengenai pentingnya perawatan pohon juga akan terus digalakkan.
